Rawat Keramik Sesuai Permukaannya

Rawat Keramik Sesuai Permukaannya

Lantai dapur biasanya menghadapi remah dan cipratan, sementara area kamar mandi lebih sering basah. Kebiasaan merawat keramik akan lebih tepat jika dimulai dari jenis permukaan dan kotoran yang benar-benar muncul di rumah.

Mulai dengan cara sederhana

Singkirkan pasir dan debu dengan sapu lembut atau alat pel yang bersih sebelum membersihkan noda. Partikel kecil yang tertinggal bisa terasa mengganggu saat diinjak dan membuat proses mengelap kurang efektif.

Untuk perawatan rutin, gunakan air dan pembersih yang sesuai petunjuk produk keramik. Coba cara tersebut pada bagian kecil terlebih dahulu jika Anda belum yakin bagaimana permukaan akan bereaksi.

Perhatikan noda dan nat

Bersihkan cipratan makanan atau minuman ketika terlihat agar noda tidak dibiarkan mengering terlalu lama. Lap dengan kain atau spons lembut, lalu bilas bila petunjuk pembersih mengharuskannya.

Nat juga perlu diperiksa karena kotoran mudah terlihat di sepanjang sambungan, terutama di area yang sering terkena air. Gunakan alat pembersih yang tidak merusak permukaan dan hindari menggosok terlalu keras tanpa mengetahui bahan natnya.

Jangan asal pilih cairan

Pembersih yang cocok untuk satu permukaan belum tentu sesuai untuk jenis keramik atau nat lainnya. Baca label produk dan panduan dari penjual, terutama sebelum memakai cairan yang kuat atau alat abrasif.

Jika noda tidak hilang dengan pembersihan ringan, cari tahu penyebab dan jenis permukaannya sebelum mencoba bahan lain. Perawatan yang konsisten dan sesuai petunjuk biasanya lebih masuk akal daripada mengganti-ganti cairan tanpa pemeriksaan.